Selasa, 01 September 2015

Resensi Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin

Daun yang katuh tak pernah membenci angin hmmm sebenarnya isi atau manfaat yang bisa kita ambil dari buku ini yang ingin disampaikan oleh tere liye sudah tersirat dengan jelas di judulnya. Bagaimanapun kita dijatuhkan, dihancurkan, diredupkan, ditumbangkan atau apalah itu sama saja semua tidak melulu soal cinta. Kita diajarkan untuk tetap tegar sabar dan tidak membenci mereka yang make we fall. Tapiii sebagian besar buku ini berisi imajinasi seorang anak jalanan pengamen yang bertemu seorang malaikat baginya bagi keluarganya dan timbulah perasaan ke sang malaikatnya itu. Bagaimana sosok oom danang pada buku ini tampak seorang pahlawan dan menjadi pengecut diakhir cerita yang dikagumi dicintai dielu-elu kan oleh Aku (Tania) pada buku ini dan diharapkan dia (danang) ini seorang pedofil yang akan membalas cinta Tania ini. Dalam awal-awal buku bisa kita pahami benar bagaimana seorang anak sd yang mengagumi mncintai ngefans suka atau apalah kata yang sempurna itu ke seorang danang yang sudah bekerja, berusia 24 tahun an. Kisah aneh pedofil yang juga menceritakan kematian sang ibu dan bagaimana adeknya yang selalu terlihat lebih rendah dari seekor peliharaan sama seperti buku-buku lain yang memandang sebelah mata seorang adek ini. Dan juga adanya orang ke 3 yaitu kak Ratna dan beberapa perjaka aneh yang mendekati Tania.

Bagaimana kita akan sangat gemas ketika mengikuti alur cerita ini. Setelah lulus sd tania diterima di salah satu smp di singapura dengan beasiswa tentunya disana dia bertemu dengan anne yang berperan menjadi tempat curhat yang mana terlalu dewasa untuk anak seusianya. Sepeninggal ibunya itu hari-hari dilewatinya di singapura dengan ketekunan dan rajin belajar serta motivasi dari dia (danang) dan berkomunikasi via email dengan adik dan "kakak" nya. Dan akhirnya tania lulus dengan peringkat ke 2 terbaik di sekolahnya dan melanjutkan ke sma di singapura juga. 

Di sma nya ini dia bertemu jhony chan, adi dan berbagai pengganggu lain menurutnya dan seperti aku ini di kehidupan nyata hehe. Nyaris saja adi bisa menggantikan danang di hati tania kalau saja dia tidak bertindak bodoh di depan toko buku berlantai dua itu. Seandainya saja dia lebih sabar mungkin nasibnya lebih baik dariku gak gak hehe. Di masa sma nya ini dia juga mendapat sweet seventeen yang istimewa baginya dari danar. Dan dimana perasaan itu bertambah runyam dan rumit setelah kabar pernikahan danang dan ratna. Bagaimana patah hati galaunya seorang tania ini yang juga memutuskan untuk tidak datang ke acara pernikahan danang dan ratna. Bagaimana pun bujuk rayu danang, ratna, dede, dan anne tak mampu membawanya datang ke pernikahan itu. Dan ditengah-tengah disiratkan  bahwa tania mulai membuka hati sampai ke seorang karyawan toko pun ikut dibuka hatinya meskipun hanya sekedar berkenalan saja. Dan klimaksnya ketika kelulusan tania yang nilainya 0,1 lebih baik dari rekan saingannya yang menghantarkannya memperoleh nilai terbaik sampai namanya di cantumkan pada stupa yang ada di depan kampus itu danang tidak datang. Setelah lulus tania diterima kerja di tempat magannya dulu, di sana kegiatan kerjanya sedikit banyak mengurangi kegalauan kegundahan kesakit hatian nya. 

Waktu berjalan sampai pada 8 tahun kematian sang ibu, tania memutuskan untuk pulang dan diantar adi, di rumah tania bertemu lagi dengan danang, tapi danang sudah tak seperti dulu. Pelukannya, matanya, gerak tubuhnya sama seperti dulu namun beda dengan dulu. Dan akhirnya tiba di akhir cerita yang klimaks dimana danang tiba-tiba berubah. Ratna kebingungan dia seperti bersaing dengan seseorang yang tak nampak di hati danang. Ratna pun mencurahkan hatinya ke Tania, tania kaget karena tak pernah mendapat kabar  tiba- tiba seperti itu dan dia juga bingung karena tak mungkin pria sesempurna danang punya simpanan. Sampai dimana ratna bekerja dan tetap saja yang terjadi, ratna pulang ke orang tua, dan akhirnya tania memutuskan untuk pulang ke jakarta setelah menimbang dan chating dengan adiknya si dede. Dan tibalah dimana kesempurnaan danang berubah menjadi pecundang yang mana tak mau mengatakan dia suka kepada tania seperti yang diharapkan tania si danang memang pedofil. Seorang lelaki 22 tahun yang suka pada pandangan pertama ke tania yang masih 11 tahun tapi betapa pecundangnya danang yang pintar menyembunyikan kepedofilannya itu dan terpecahkan lah siapa bayangan yang ada dan bersaing dengan ratna yang selalu terlihat negatif di mata tania. Kesempurnaan seorang danang hilang sudah. Memang benar tidak ada yang sempurna di dunia ini tapi cinta itu sempurna cinta bisa melihat segalanya menjadi sempurna.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar